Pureve

Khawatir dengan Mikroplastik Air Kemasan? Ini Dampaknya

mikroplastik air kemasan

Khawatir dengan Mikroplastik Air Kemasan? Ini Dampaknya bagi Kesehatan

Plastik sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, mulai dari kemasan makanan hingga botol air minum. Namun, di balik kemudahannya, ada hal yang sering luput dari perhatian, yaitu mikroplastik air kemasan.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa air minum dalam kemasan dapat mengandung partikel plastik berukuran sangat kecil. Partikel ini tidak terlihat oleh mata, tetapi berpotensi masuk ke dalam tubuh saat air dikonsumsi. Lalu, apa sebenarnya mikroplastik dan bagaimana dampaknya bagi kesehatan?

Apa Itu Mikroplastik?

Mikroplastik adalah partikel plastik berukuran sangat kecil dengan panjang kurang dari lima milimeter. Partikel ini terbentuk dari proses degradasi plastik yang lebih besar atau dari bahan plastik mikro yang digunakan dalam berbagai produk seperti kosmetik, pakaian sintetis, dan botol kemasan.

Mikroplastik kini dapat ditemukan di berbagai lingkungan, termasuk tanah, udara, laut, hingga air minum. Salah satu sumber yang banyak menjadi perhatian adalah mikroplastik air kemasan.

Penelitian dari Universitas Columbia dan Universitas Rutgers menemukan bahwa dalam satu liter air kemasan terdapat sekitar 240.000 pecahan plastik. Dari jumlah tersebut, sekitar 10 persen merupakan mikroplastik.

Setelah masuk ke dalam tubuh manusia, mikroplastik bahkan telah ditemukan di berbagai bagian tubuh seperti paru-paru, darah, plasenta, hingga sistem pencernaan.

Dampak Mikroplastik Air Kemasan bagi Kesehatan

Paparan mikroplastik air kemasan menjadi perhatian para peneliti karena partikel ini dapat membawa berbagai senyawa kimia yang berpotensi berbahaya bagi tubuh.

Mengutip dari Medical News Today,

beberapa penelitian menunjukkan bahwa paparan mikroplastik dapat menyebabkan:

  • Peradangan pada jaringan tubuh
  • Kerusakan atau kematian sel
  • Gangguan pada sistem metabolisme

Selain itu, mikroplastik juga dikaitkan dengan beberapa potensi risiko kesehatan, seperti:

  • gangguan endokrin
  • peningkatan berat badan
  • resistensi insulin
  • penurunan kesehatan reproduksi
  • peningkatan risiko kanker

Hal ini terjadi karena mikroplastik dapat mengandung bahan kimia tertentu yang bersifat endocrine disruptor, yaitu zat yang dapat mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh.

Namun demikian, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa hingga saat ini bukti ilmiah mengenai dampak langsung mikroplastik terhadap kesehatan manusia masih terbatas dan terus diteliti lebih lanjut.

Baca Juga: 5 Manfaat Water Purifier Untuk Tingkatkan Kualitas Hidup

Cara Mengurangi Paparan Mikroplastik Air Kemasan

Walaupun mikroplastik sudah menjadi kontaminan yang cukup umum di lingkungan, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi paparannya.

1. Mengurangi Konsumsi Air Minum dalam Kemasan

Salah satu cara paling efektif untuk mengurangi paparan mikroplastik air kemasan adalah dengan mengurangi konsumsi air minum dalam kemasan (AMDK).

Sebagai alternatif, Anda dapat menggunakan botol minum isi ulang dari bahan yang lebih aman seperti stainless steel atau kaca.

2. Memilih Kemasan yang Lebih Aman

Jika tetap menggunakan air kemasan, pastikan memilih produk dengan kemasan yang aman. Pilih botol plastik yang bebas BPA (Bisphenol A) dan perhatikan label bahan seperti PET (Polyethylene Terephthalate).

Selain itu, pastikan juga botol minum yang digunakan untuk isi ulang memiliki standar keamanan bahan yang baik.

3. Menggunakan Filter Air

Menggunakan filter air merupakan cara yang cukup efektif untuk membantu mengurangi partikel kecil dalam air minum, termasuk mikroplastik.

Beberapa sistem penyaringan air modern mampu menyaring partikel berukuran sangat kecil sebelum air dikonsumsi. Pastikan untuk memilih filter air yang memiliki kemampuan penyaringan tinggi dan melakukan penggantian filter secara rutin sesuai petunjuk penggunaan.

Pureve: Langkah Awal Mengurangi Mikroplastik dalam Air Minum

Mengurangi mikroplastik air kemasan tidak hanya tentang memilih jenis kemasan yang lebih aman, tetapi juga memastikan kualitas air yang dikonsumsi sudah melalui proses penyaringan yang tepat.

Pureve menyediakan water purifier dengan teknologi reverse osmosis dan sistem filter multi-layer yang mampu menyaring partikel hingga 0,1 mikron, termasuk mikroplastik yang tidak terlihat oleh mata.

Setiap unit dirancang untuk membantu mengurangi berbagai kontaminan dalam air seperti bakteri, virus, dan logam berat, sekaligus menghasilkan air minum yang lebih segar dan bersih.

Dengan desain modern serta pilihan model yang beragam, Pureve dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari rumah tangga, kantor, hingga bisnis.

Pureve juga menyediakan layanan lengkap mulai dari pemasangan, perawatan berkala, hingga dukungan teknis di berbagai kota di Indonesia. Tersedia pilihan pembelian, sewa, maupun langganan yang fleksibel sesuai kebutuhan Anda.

Cek semua produk kami di sini untuk informasi lebih lanjut. 

Reference

Rapid single-particle chemical imaging of nanoplastics by SRS microscopy – Proceedings of the National Academy of Sciences

Microplastics in humans: After blood, scientists find traces in the lungs – Medical News Today

Dietary and inhalation exposure to nano- and microplastic particles and potential implications for human health – WHO

Microplastics exposure promotes the proliferation of skin cancer cells but inhibits the growth of normal skin cells by regulating the inflammatory process – Ecotoxicology and Environmental Safety

Artikel Terkait

Rekomendasi Produk

Water purifier Eternal menghadirkan solusi air minum yang menyegarkan dan stylish…
Selengkapnya…

Solusi filter air reverse osmosis dengan Pureve Industrial RO untuk sekolah, rumah sakit, industri, dan perkantoran….
Selengkapnya…

Pureve Air Purifier adalah solusi untuk menciptakan udara yang lebih bersih dan sehat di rumah Anda….
Selengkapnya…