Site icon Pureve

Kapan Rumah Membutuhkan Water Purifier?

Air menjadi bagian dari hampir setiap aktivitas di rumah, mulai dari minum, memasak, hingga menyiapkan makanan. Namun, kualitas air yang terlihat jernih belum tentu menunjukkan bahwa air tersebut sudah sesuai untuk kebutuhan konsumsi. Karena itu, water purifier untuk rumah dapat menjadi salah satu pilihan ketika kualitas air perlu diperbaiki sebelum digunakan untuk minum dan memasak.

Menurut World Health Organization (WHO), pengelolaan kualitas air minum perlu mempertimbangkan risiko dari sumber air hingga ke titik konsumsi. Artinya, kondisi air yang masuk ke rumah dan bagaimana air tersebut digunakan juga perlu diperhatikan.

Lalu, kapan sebenarnya rumah membutuhkan water purifier?

1. Air Memiliki Rasa atau Bau yang Mengganggu

Perubahan rasa atau bau merupakan salah satu tanda yang mudah dikenali di rumah.

Air mungkin terlihat jernih, tetapi memiliki:

Perubahan tersebut tidak selalu berarti air berbahaya. Namun, perubahan karakteristik air dapat menjadi alasan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kualitas air.

Dalam kondisi seperti ini, water purifier untuk rumah dapat digunakan sebagai bagian dari pengolahan air, tergantung pada penyebab dan karakteristik air yang digunakan.

2. Sumber Air Rumah Memiliki Kualitas yang Tidak Konsisten

Kualitas air di rumah tidak selalu sama sepanjang waktu.

Air dari sumber tertentu dapat mengalami perubahan karena kondisi lingkungan, instalasi perpipaan, penyimpanan, atau faktor lain. Misalnya, air yang awalnya terlihat baik dapat berubah setelah melewati tangki penyimpanan atau jaringan pipa di dalam rumah.

WHO merekomendasikan pendekatan berbasis risiko dalam pengelolaan air minum, termasuk memperhatikan kondisi dari sumber hingga konsumen.

Jika kualitas air sering berubah, pemeriksaan kualitas air dapat membantu menentukan apakah diperlukan teknologi pengolahan tambahan dan jenis pengolahan yang sesuai.

3. Air Akan Digunakan Langsung untuk Minum dan Memasak

Kebutuhan pengolahan air juga bergantung pada bagaimana air digunakan.

Jika air hanya digunakan untuk mandi dan mencuci, kebutuhan pengolahannya dapat berbeda dengan air yang digunakan untuk minum dan memasak.

Untuk kebutuhan konsumsi, kualitas air perlu mendapat perhatian lebih karena air masuk langsung ke tubuh. CDC juga menjelaskan bahwa sistem pengolahan air rumah memiliki fungsi yang berbeda-beda. Ada sistem yang ditujukan untuk mengurangi zat tertentu, meningkatkan rasa, atau menangani mikroorganisme tertentu.

Karena itu, memilih water purifier untuk rumah sebaiknya dimulai dari kebutuhan air konsumsi, bukan hanya dari bentuk atau jumlah tahap filtrasinya.

4. Anda Belum Mengetahui Kondisi Air Secara Pasti

Tidak mengetahui kualitas air bukan berarti air tersebut pasti bermasalah. Namun, kondisi ini juga membuat pemilihan purifier menjadi kurang tepat jika hanya berdasarkan perkiraan.

Sebelum memilih sistem pengolahan air, pertimbangkan untuk melakukan pemeriksaan terhadap parameter yang relevan dengan sumber air dan kebutuhan rumah.

CDC menyarankan agar kualitas air diperiksa terlebih dahulu sehingga teknologi yang dipilih dapat disesuaikan dengan kontaminan atau masalah kualitas air yang memang perlu ditangani.

Dengan pendekatan ini, Anda tidak perlu memilih sistem yang lebih kompleks dari yang dibutuhkan.

5. Anda Ingin Pengolahan Air yang Lebih Praktis di Rumah

Selain kualitas air, faktor kenyamanan juga dapat menjadi pertimbangan.

Membeli air minum secara rutin, membawa galon, atau mengandalkan beberapa sumber air dapat menjadi kurang praktis bagi sebagian keluarga. Sistem point-of-use, misalnya, dapat mengolah air pada titik tertentu seperti keran dapur untuk kebutuhan minum dan memasak.

Inilah salah satu alasan water purifier untuk rumah banyak dipertimbangkan, terutama ketika kebutuhan air konsumsi cukup tinggi dan pengguna menginginkan akses air yang lebih praktis.

Bagaimana Memilih Water Purifier untuk Rumah?

Tidak semua purifier bekerja dengan cara yang sama. Karena itu, jangan hanya melihat jumlah filter atau klaim bahwa air menjadi “lebih bersih”.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:

1. Kenali sumber air

Ketahui apakah air berasal dari sumber air rumah, jaringan perpipaan, atau sumber lainnya. Kondisi sumber akan memengaruhi kebutuhan pengolahan.

2. Periksa kualitas air

Jika memungkinkan, lakukan analisis air terlebih dahulu. Hasilnya dapat membantu menentukan teknologi pengolahan yang dibutuhkan.

3. Sesuaikan teknologi dengan masalah air

Filter tertentu dapat membantu mengurangi partikel atau memperbaiki rasa, sementara teknologi lain memiliki fungsi berbeda. CDC menekankan bahwa tidak ada satu jenis filter yang dapat menangani semua jenis kontaminan.

4. Perhatikan perawatan

Water purifier tetap membutuhkan perawatan. Filter perlu diganti sesuai rekomendasi dan sistem harus dijaga agar dapat bekerja sebagaimana mestinya.

5. Pertimbangkan kebutuhan penggunaan

Kebutuhan satu keluarga dapat berbeda dengan keluarga lainnya. Jumlah pengguna, konsumsi air, ruang pemasangan, dan titik penggunaan perlu menjadi bagian dari pertimbangan.

Apakah Semua Rumah Membutuhkan Water Purifier?

Tidak selalu.

Jika kualitas air sudah memenuhi kebutuhan dan tidak terdapat masalah yang perlu ditangani, sistem pengolahan tambahan mungkin tidak diperlukan. CDC juga menekankan bahwa rumah tidak selalu membutuhkan filter apabila air tidak mengandung kontaminan yang perlu dihilangkan.

Karena itu, keputusan menggunakan water purifier untuk rumah sebaiknya didasarkan pada kondisi air, kebutuhan penggunaan, dan teknologi yang sesuai, bukan sekadar mengikuti tren.

Di Indonesia, Kementerian Kesehatan juga melakukan Surveilans Kualitas Air Minum Rumah Tangga untuk melihat kondisi kualitas air minum di tingkat rumah tangga. Hasil surveilans tersebut menunjukkan pentingnya memperhatikan kualitas air yang dikonsumsi masyarakat, sekaligus konteks sumber air dan akses air di masing-masing wilayah.

Pureve: Solusi Pengolahan Air untuk Kebutuhan Rumah

Setiap rumah memiliki kondisi air dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, solusi pengolahan air sebaiknya tidak berhenti pada pemilihan alat, tetapi dimulai dari memahami kebutuhan dan karakteristik air.

Pureve menyediakan solusi water treatment untuk kebutuhan rumah, termasuk sistem purifier yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan penggunaan. Dengan pendekatan yang mempertimbangkan kondisi air dan kebutuhan pengguna, pengolahan air dapat dibuat lebih tepat guna untuk kebutuhan sehari-hari.

Jika Anda masih bingung apakah rumah membutuhkan purifier atau teknologi pengolahan seperti apa yang sesuai, langkah pertama adalah memahami kondisi air yang digunakan.

Ingin mengetahui solusi water purifier yang sesuai untuk kebutuhan rumah Anda? Hubungi Pureve untuk mendiskusikan kebutuhan pengolahan air Anda.

Reference

WHO – Guidelines for Drinking-water Quality

CDC – About Choosing Home Water Filters

CDC – About Home Water Treatment Systems

Kementerian Kesehatan RI – Surveilans Kualitas Air Minum Rumah Tangga 2023

Exit mobile version