Site icon Pureve

Manfaat Minum Air untuk Ibu Hamil: Kunci Kesehatan Ibu dan Tumbuh Kembang Janin

manfaat minum air untuk ibu hamil

Manfaat minum air untuk ibu hamil tidak bisa dianggap sepele. Selama masa kehamilan, tubuh perempuan bekerja lebih keras dari biasanya, bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk mendukung tumbuh kembang janin di dalam kandungan. Kebutuhan cairan meningkat, dan kualitas air yang dikonsumsi menjadi faktor penting yang sering kali luput diperhatikan.

Air bukan sekadar pelepas dahaga. Bagi ibu hamil, air berperan besar dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh, mendukung pembentukan organ janin, hingga membantu mencegah berbagai keluhan kehamilan yang umum terjadi.

Mengapa Kebutuhan Air Minum Ibu Hamil Lebih Tinggi?

Selama kehamilan, volume darah ibu meningkat hingga sekitar 30–50%. Selain itu, tubuh juga memproduksi cairan ketuban yang berfungsi melindungi janin. Semua proses ini membutuhkan asupan cairan yang cukup.

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi sekitar 8–12 gelas air per hari, atau bahkan lebih tergantung aktivitas dan kondisi tubuh. Kekurangan cairan dapat menyebabkan dehidrasi ringan hingga berat, yang berisiko memicu kontraksi dini, infeksi saluran kemih, dan kelelahan berlebih.

Baca Juga: Waspada Dehidrasi! Ini 6 Akibat Kurang Minum Air Putih bagi Tubuh

Manfaat Minum Air untuk Ibu Hamil

Minum air yang cukup selama kehamilan berperan penting dalam mendukung kesehatan ibu dan perkembangan janin. Pemenuhan cairan yang optimal membantu tubuh ibu beradaptasi dengan perubahan selama hamil. Berikut beberapa manfaat minum air untuk ibu hamil yang perlu diketahui.

1. Mendukung Perkembangan Janin

Air membantu penyaluran nutrisi dan oksigen ke janin melalui plasenta. Cairan ketuban yang cukup juga berperan dalam melindungi janin dari benturan serta membantu perkembangan paru-paru dan sistem pencernaan.

2. Mengurangi Risiko Sembelit dan Wasir

Perubahan hormon kehamilan sering memperlambat sistem pencernaan. Minum air yang cukup membantu melunakkan feses dan menjaga pergerakan usus tetap lancar.

3. Membantu Mengontrol Suhu Tubuh

Ibu hamil cenderung merasa lebih mudah gerah. Air membantu tubuh mengatur suhu dan mencegah overheating, yang berisiko bagi janin.

4. Mengurangi Pembengkakan (Edema)

Ironisnya, kurang minum justru dapat memperparah pembengkakan pada kaki dan tangan. Asupan air yang cukup membantu tubuh mengatur keseimbangan cairan dan mengurangi retensi cairan berlebih.

5. Mencegah Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih lebih rentan terjadi selama kehamilan. Minum air yang cukup membantu membilas bakteri dari saluran kemih dan menurunkan risiko infeksi.

Manfaat Minum Air bagi Ibu Menyusui

Manfaat hidrasi tidak berhenti setelah persalinan. Ibu menyusui bahkan membutuhkan cairan lebih banyak karena produksi ASI sangat bergantung pada asupan cairan.

Menurut La Leche League Canada, ibu menyusui dianjurkan untuk minum setiap kali merasa haus, dengan kebutuhan rata-rata 3 liter per hari. Air membantu menjaga volume ASI, mencegah kelelahan, dan mendukung pemulihan tubuh pasca melahirkan.

Baca Juga: 4 Manfaat Minum Air Putih untuk Ginjal

Kualitas Air Sama Pentingnya dengan Jumlahnya

Memenuhi kebutuhan air saja tidak cukup—kualitas air minum juga harus diperhatikan, terutama bagi ibu hamil dan menyusui yang lebih sensitif terhadap kontaminan.

Air yang mengandung bakteri, logam berat, atau residu kimia dapat berisiko bagi kesehatan ibu dan janin. Inilah alasan mengapa banyak tenaga kesehatan merekomendasikan konsumsi air minum yang telah melalui proses penyaringan yang baik.

Pureve Water Purifier: Solusi Air Minum Aman untuk Ibu dan Keluarga

Untuk mendukung kebutuhan air minum yang aman dan berkualitas, Pureve Water Purifier hadir sebagai solusi praktis di rumah. Pureve dirancang khusus untuk menyediakan air minum siap konsumsi yang lebih higienis dan praktis, mendukung gaya hidup sehat keluarga modern.

Dengan air minum yang lebih bersih dan terpercaya, ibu hamil dapat lebih tenang dalam memenuhi kebutuhan cairan hariannya—tanpa harus terus bergantung pada air kemasan.

Tips Menjaga Asupan Air Selama Hamil dan Menyusui

Kesimpulan

Manfaat minum air untuk ibu hamil dan ibu menyusui sangat besar, mulai dari mendukung perkembangan janin hingga menjaga produksi ASI. Namun, selain kuantitas, kualitas air minum juga menjadi faktor krusial dalam menjaga kesehatan ibu dan keluarga.

Dengan dukungan Pureve Water Purifier, kebutuhan air minum yang aman, praktis, dan berkualitas dapat terpenuhi langsung dari rumah.

Dukung kehamilan dan masa menyusui dengan air minum yang lebih aman. Pelajari solusi Pureve Water Purifier yang sesuai untuk kebutuhan keluarga Anda dan mulai langkah kecil untuk kesehatan jangka panjang hari ini.

Reference

How much water should I drink during pregnancy? – American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG)

Water — How Much Should I Drink? – La Leche League Canada

What to Know About Drinking Water During Pregnancy – WebMD

Exit mobile version