Pureve

Bahaya Minum Air Rebusan: Apakah Ada?

bahaya minum air rebusan

Masyarakat Indonesia sudah terbiasa merebus air sebelum diminum. Praktik ini dianggap sebagai cara paling efektif untuk membunuh kuman dan bakteri yang mungkin terdapat dalam air. Namun, apakah ada bahaya minum air rebusan? 

Dalam blog ini, kita akan mengeksplorasi berbagai aspek tentang bahaya minum air rebusan, terutama dari sudut pandang kebersihannya.

Apa yang Terjadi Ketika Air Direbus?

Merebus air telah lama menjadi metode paling sederhana dan efektif untuk membunuh patogen seperti bakteri, virus, dan parasit. Ketika air dipanaskan hingga titik didih (100°C), sebagian besar mikroorganisme yang berbahaya bagi kesehatan akan mati. 

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), jika tidak memiliki air minum kemasan yang aman, Anda harus merebus air agar aman untuk diminum. Merebus adalah metode paling pasti untuk membunuh kuman penyebab penyakit, termasuk virus, bakteri, dan parasit. Namun, jika airnya keruh, saring terlebih dahulu menggunakan kain bersih, tisu, atau penyaring kopi atau biarkan hingga mengendap.

Bahaya Minum Air Rebusan

Meskipun merebus air efektif membunuh organisme berbahaya, ada beberapa zat yang tidak dapat dihilangkan melalui proses ini.

1. Logam Berat

Zat seperti timbal, merkuri, dan arsenik mungkin ada di dalam air yang terkontaminasi. Logam berat ini tidak akan menguap atau terurai dengan panas. 

Konsumsi jangka panjang air yang terkontaminasi logam berat bisa menyebabkan gangguan kesehatan serius, seperti kerusakan ginjal, gangguan sistem saraf, dan kerusakan organ lainnya.

2. Bahan Kimia Berbahaya

Pestisida, herbisida, dan zat kimia berbahaya lainnya mungkin masuk ke dalam air, terutama di daerah pertanian. Rebusan air tidak akan menghilangkan senyawa kimia ini. 

Dalam beberapa kasus, pemanasan air yang mengandung bahan kimia tertentu dapat memicu reaksi kimia yang menghasilkan senyawa lebih beracun, seperti halnya trihalometana (THM) yang merupakan produk sampingan klorinasi air.

Satu hal penting yang harus dipertimbangkan adalah sumber air yang digunakan. Jika sumber air berasal dari air tanah atau sungai yang tercemar, merebus air saja tidak akan cukup. Kualitas air harus diperiksa secara rutin, dan metode pengolahan air yang lebih canggih seperti filtrasi atau penggunaan disinfektan kimia mungkin dibutuhkan untuk menjamin air aman dikonsumsi.

Baca Juga: 4 Manfaat Filter Air: Lebih dari Sekadar Jernih

Rebusan vs Filtrasi: Mana yang Lebih Baik?

Merebus air mungkin terasa seperti solusi yang cepat dan murah, tetapi jika kita mempertimbangkan risiko kontaminasi kimia dan mineral, mungkin perlu dipikirkan ulang. 

Filtrasi air modern, terutama yang menggunakan teknologi seperti reverse osmosis, ultraviolet (UV) sterilization, atau karbon aktif, bisa lebih efektif dalam menyaring partikel kecil, kontaminan kimia, dan patogen, tanpa meningkatkan konsentrasi mineral yang berbahaya.

Teknologi penyaringan seperti ini tidak hanya membunuh mikroorganisme, tetapi juga menghilangkan kontaminan kimia, logam berat, dan bahan organik yang terlarut dalam air. Sebagai contoh, teknologi reverse osmosis dapat menyaring hingga 99% partikel kontaminan termasuk nitrat, pestisida, dan logam berat, sehingga menghasilkan air yang lebih aman dan sehat dibandingkan hanya dengan perebusan saja.

Baca Juga: Apa itu Air Sadah? Kenali Ciri-cirinya

Pureve Water Purifier: Solusi untuk Air Minum yang Bersih dan Aman

Merebus air memang efektif untuk membunuh mikroorganisme, namun tidak berarti air rebusan sepenuhnya aman untuk diminum. Banyak kontaminan seperti logam berat, bahan kimia, dan mineral yang tidak terpengaruh oleh proses perebusan

Bagi Anda yang ingin mendapatkan air minum bersih dan aman tanpa harus repot merebus air, Pureve Water Purifier bisa menjadi solusi yang menarik. Dengan teknologi canggih, Pureve memastikan air minum Anda bebas dari kontaminan tanpa perlu melalui proses perebusan.

Pureve Water Purifier menggunakan sistem filtrasi berlapis yang tidak hanya membunuh mikroorganisme berbahaya, tetapi juga menyaring logam berat, bahan kimia, serta partikel kecil yang tidak bisa dihilangkan dengan proses perebusan. 

Dengan demikian, air yang dihasilkan dari Pureve tidak hanya bersih dari kuman, tetapi juga aman dari kontaminan berbahaya seperti pestisida, nitrat, hingga partikel mikroplastik.

Ingin merasakan air minum yang lebih bersih dan segar setiap hari? Cobalah Pureve Water Purifier sekarang dan rasakan perbedaannya!

Reference

How to Make Water Safe in an Emergency – Centers for Disease Control and Prevention

Merebus Air yang Sudah Matang, Ada Bahayanya bagi Kesehatan? – Klikdokter

Boil Water Response – Information for the Public Health Professional – New York State Department of Health

Artikel Terkait

Rekomendasi Produk

Satis merupakan mesin dispenser tanpa galon yang canggih dengan teknologi reverse osmosis …
Selengkapnya…

Solusi filter air reverse osmosis dengan Pureve Industrial RO untuk sekolah, rumah sakit, industri, dan perkantoran….
Selengkapnya…

Pureve Air Purifier adalah solusi untuk menciptakan udara yang lebih bersih dan sehat di rumah Anda….
Selengkapnya…